Saturday, March 3, 2012

Ada 6 Produk Kecantikan Picu Gangguan Kesehatan

Memiliki wajah cantik dan kulit mulus adalah dambaan setiap wanita di dunia. Saat ini kosmetik sudah menjadi bagian penting dalam kehidupan wanita. Sayangnya, masih banyak wanita yang tidak peduli dengan kandungan dalam kosmetik tersebut apakah aman digunakan atau tidak.

Hal ini wajib dilakukan agar wanita lebih mengetahui risiko dan efek dari penggunaan produk kecantikan. Berikut ini, beberapa produk kecantikan yang sangat beresiko jika dipakai terus-menerus, dilansir melalui Boldsky, Rabu (29/2).
Sabun Kecantikan

Gencarnya iklan produk kecantikan berdampak pada pemakaian sabun kecantikan bagi wanita. Banyak wanita yang meninggalkan sabun organik, dan lebih memilih sabun kecantikan demi mendapatkan kulit putih dan mulus. Sayangnya, hampir sebagian besar sabun kecantikan memiliki ph yang tinggi yang dapat menghilangkan lapisan asam kulit. Sehingga kulit lebih rentan terhadap infeksi dan menjadi penyebab utama kanker kulit.

Memakai Make-up Setiap Hari

Memakai kosmetik setiap hari tentu saja berpengaruh pada organ tubuh, seperti hati, paru-paru, dan ginjal. Penyebabnya adalah bahan kimia phthalates yang biasa digunakan para prosuden produk kosmetik sebagai pelarut make-up dan membuat kosmetik lebih tahan lama. Bahan tersebut juga berbahaya bagi kulit karena dapat berpengaruh pada organ vital Anda.

Lipstik

Baru-baru ini, Food and Drug Administration Amerika menemukan kandungan timbal pada beberapa merek ternama produk lipstik. Senyawa kimia ini dapat memicu gangguan darah dan otak.

Alas Bedak

Alas bedak atau foundation menjadi tahap awal yang harus dipakai dalam make-up. Padahal, alas bedak ini berbahaya jika kontak langsung dengan kulit. Bahkan, kandungan asbestos dalam alas bedak bisa menyebabkan tumor dan kanker payudara bagi wanita.

Blush On

Perona pipi ini menjadi andalan wanita untuk membuat pipinya merona, sehingga terlihat lebih segar dan cantik. Padahal, bahan kimia yang terdapat dalam blush on dapat mempengaruhi kadar hormon estrogen dalam tubuh wanita. Sehingga, bisa memicu pertumbuhan sel-sel payudara tidak normal dalam waktu singkat, yang mengakibatkan risiko terkena kanker payudara.

Maskara

Alat make-up yang satu ini menjadi andalan bagi kaum hawa karena bisa membuat bulu mata lentik dan panjang. Sayangnya, maskara menjadi tempat berkembang biak satu juta bakteri cair dan basi. Selain itu, maskara juga mengandung zat Polyvinyl pyrrolidone (PVP) yang berpotensi memicu kanker.



No comments:

Post a Comment